(Oleh : Redaksi FPBI)
25 April 2017
Kabupaten Bekasi – Aliansi Buruh Bekasi Bersatu (A-B3) yang terdiri dari 7 federasi serikat pekerja (FPBI, FSPMI, GSPB, FKI Federasi, SGBN, F-ASPEK, FARKES) di Kabupaten Bekasi hari ini melakukan aksi konvoi kawasan industri.
Aksi yang di ikuti oleh kurang lebih 1000 orang Buruh ini selain mengajak buruh untuk berjuang bersama dalam aksi May Day nanti di istana negara, mereka juga menolak adanya kebijakan pemagangan di Kabupaten Bekasi.
Menurut Bachtiar Rivai salah satu korlap aliansi, aksi ini adalah sebagai upaya menggerakan kembali semangat gerakan buruh di kabupaten bekasi yang sudah lama menurun, dan sekaligus mencounter spanduk-spanduk yang berisikan pembelokan makna May Day bagi buruh yang di pasang di kawasan industri.
Lebih lanjut, Ketua PC FPBI Kabupaten Bekasi itu juga menegaskan bahwa akibat menurunnya gerakan buruh di Kabupaten Bekasi, pemerintah dan pengusaha semakin semena-mena terhadap buruh dengan maraknya kasus perburuhan dan begitu lambannya dinas tenaga kerja merespon hal itu.
Senanda dengan itu, Bona yang salah satu korlap aksi juga menjelaskan bahwa lambannnya kerja pemerintah ini membuktikan bahwa pemerintahan Kabupaten Bekasi tidak berpihak pada buruh. Apalagi di tambah soal rencana pemerintah yang akan terapkan sistem kerja magang yang sudah pasti akan lebih rugikan buruh, karena baik kontrak outsorcing maupun maggang sama sama tak berikan kepastian kerja.
Hingga berita ini di turunkan, aksi masih berlanjut. (**ap**)
[wpvideo FfEb2gaa]

