(Oleh : Redaksi FPBI)
12 Mei 2017
Bogor – Sudah menjadi suatu kewajiban bagi organisasi Federasi Perjuangan Buruh Indonesia bahwa memberikan pendidikan kepada anggota merupakan hal yang penting untuk mengkualitaskan seluruh anggotanya. Kali ini FPBI mengadakan Pendidikan Advokasi yang diikuti 20 anggota dari tiap daerah.
Dalam pembukaan agenda tersebut, Sekjend FPBI menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan agar kedepan para peserta pelatihan bisa melakukan advokasi terhadap anggota-anggota FPBI. “Harapan kita semua nantinya kawan-kawan yang mengikuti pelatihan ini bisa menjadi Tim Advokasi FPBI dalam menghadapi serangan dari lawan-lawan kita,” ungkap Sukanti.
Dalam setiap perjuangan pasti akan ada dampak yang dialami. Kaum buruh selalu menjadi korban kebiadaban sistem kapitalisme yang tidak memanusiakan manusia.
Aep Baena menambahkan bahwa pentingnya pendidikan advokasi ini untuk memajukan kesadaran anggota serta memberikan pemahaman tentang hukum perburuhan agar kaum buruh tidak lagi di bodoh-bodohi. “Kaum buruh harus cerdas sehingga pengusaha tidak akan semena-mena lagi terhadap buruhnya,” ujar Koordinator Departemen Advokasi PP-FPBI.

Pelatihan advokasi ini di selenggarakan selama dua hari pada 12-13 Mei 2017 di Cilember, Bogor. Suasana kekeluargaan sangat terasa dalam proses pelatihan yang di lakukan ini terlihat dari suasana makan bersama, memasak bersama, belajar bersama dan lain sebagainya. (**as**)
